Minggu, 15 Maret 2015

Ilmu Budaya Dasar BAB 2

II.            Manusia dan Kebudayaan

A.    Pengertian Manusia
            Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.
Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual.         

Pengertian Manusia Menurut Para Ahli
Berikut ini adalah pengertian dan definisi manusia menurut beberapa ahli:
Ø  NICOLAUS D. & A. SUDIARJA
Manusia adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang.
Ø  ABINENO J. I
Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana”.
Ø  UPANISADS
Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik.
Ø  SOKRATES
Manusia adalah mahluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.
Ø  KEES BERTENS
Manusia adalah suatu mahluk yang terdiri dari 2 unsur yang kesatuannya tidak dinyatakan.
Ø  I WAYAN WATRA
Manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan karsa.
Ø  OMAR MOHAMMAD AL-TOUMY AL-SYAIBANY
Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.
Ø  ERBE SENTANU
Manusia adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain.
Ø  PAULA J. C & JANET W. K
Manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan.

B.      Pengertian Hakikat Manusia
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya. Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari jiwa dan raga sebagai satu kesatuan yang utuh. Tentunya jiwa dan raga dilengkapi dengan akal pikiran dan hawa nafsu.

Pada hakekatnya manusia dikatakan sebagai makhluk sosial. Dikarenakan dalam kehidupan sehari-harinya manusia perlu berinteraksi dengan makhluk lainnya, perlu hidup berdampingan satu sama lain,  saling berbagi serta saling membutuhkan satu sama lain.

C.     Kepribadian Bangsa Timur
Kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu negara yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi. Kepribadian bangsa timur, kita tinggal di Indonesia termasuk ke dalam bangsa timur, dikenal sebagai bangsa yang berkepribadian baik. Di dunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat.
Bangsa timur identik dengan benua asia yang penduduknya sebagian besar berambut hitam, berkulit sawo matang dan adapula yang berkulit putih, bermata sipit. Sebagian besar cara berpakaian orang timur lebih sopan dan tertutup mungkin karena orang timur kebanyakan memeluk agama islam dan menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku. Namun di zaman yang sekarang ini orang timur kebanyakan meniru kebiasaan orang barat. Kebiasaan orang barat yang tidak sesuai atau bertentangan dengan kebiasaan orang timur dapat memengaruhi kejiwaan orang timur itu sendiri. Pada umumnya kepribadian bangsa timur adalah sangat terbuka dan toleran terhadap bangsa lain.

D.    Pengertian Kebudayaan
kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
·         Menurut E.B.Tylor bahwa kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan  lain serta kebiasaan-kebiasaanyang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
·         Koentajaraningrat mengatakan bahwa kebudayaan lain berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekerti

E.     Unsur Unsur Kebudayaan
C.Kluckhohn didalam keryanya berjudul Universal Categories of Culture of  Culture mengemukakan, bahwa ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu:
1. Sistem Religi (sistem kepercayaan)
Manusia  sebagai homo religieus. Manuusia yang memiliki kecerdasan pikiran dan perasaan luhur, tanggap bahwa di atas kekuataan dirinya terdapat kekuatan lain yang maha besar. Karena itu manusia takut, sehingga menyembahnyadan lahirlah kepercayaan yang sekarang menjadi agama
2. Sistem Organisasi Kemasyarakatan
Merupakan produk dari manusia sebagai homo socius. Manusia sadar bahwa tubuhnya lemah, namun memiliki akal, maka disusunlah organisasi kemasyarakatan  dimana manusia bekerja  sama  untuk  meningkatkan  kesejahteraan  hidupnya.
3.      Sistem Pengetahuan
Merupakan   produk  manusia  sebagai  homo  sapiens.  Pengetahuan   dapat  diperoleh dari pemikiran  sendiri, disamping  itu didapat juga dari orang lain. Kemampuan  manusia mengingat-ingat apa yang telah diketahui  kemudian  menyampaikannya   kepada  orang lain melalui bahasa, menyebabkan  pengetahuan  menyebar  luas. Lebih-lebih  bila pengetahuan  itu dibukukan,  maka penyebarannya  dapat dilakukan  dari satu generasi  ke generasi  berikutnya.
4. Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem-sistem Ekonomi
Merupakan produk manusia sebagai homo economicus menjadikan tingkat kehidupan manusia  secara  umum  terus  meningkat, yaitu dengan kegiatan-kegiatan ekonomi. Misalnya, bekerja atau membuka lapangan pekerjaan sehingga tercipta hidup yang berkualitas.
5.  Sistem Teknologi dan Peralatan
Merupakan  produk dari manusia  sebagai homo faber. Bersumber  dari pemikirannya yang  cerdas   dan  dibantu   dengan  tangannya   yang  dapat  memegang   sesuatu   dengan erat, manusia  dapat membuat  dan mempergunakan  alat. Dengan alat-alat ciptaannya  itulah manusia  dapat  lebih mampu  mencukupi    kebutuhannya  daripada  binatang
6. Bahasa
Merupakan   produk  dari  manusia  sebagai  homo  longuens.  Bahasa  manusia  pada mulanya  diwujudkan  dalam  bentuk tanda  (kode) yang kemudian  disempumakan   dalam bentuk  bahasa  lisan,  dan  akhimya  menjadi  bentuk  bahasa  tulisan.
7.      Kesenian
Merupakan   hasil  dari  manusia  sebagai  homo  aestetieus.   Setelah  manusia   dapat mencukupi  kebutuhan  fisiknya, maka dibutuhkan  kebutuhan  psikisnya  untuk dipuaskan. Manusia  bukan  lagi semata-mata  memenuhi  kebutuhan  isi perut saja, mereka juga  perlu pandangan  mata  yang indah, suara yang merdu,  yang semuanya  dapat  dipenuhi  melalui kesenian.

F.     Wujud Kebudayaan
wujud kebudayaan terbagi menjadi  3 wujud, diantaranya yaitu
1.       Wujud Kebudayaan sebagai Gagasan, Ide, Konsep, dan Pemikiran Manusia\
Wujud ini disebut sistem budaya, yaitu kebudayaan yang bersifat abstrak atau tidak tampak atau tidak dapat dilihat. Wujud kebudayaan ini terdapat di alam pikiran manusia   yang mengikuti dan menganut kebudayaan tersebut. Sebagai contoh, menanam dalam pikiran tentang aturan bertutur kata yang sopan dan bersikap sopan santun kepada orang yang lebih tua seperti orang tua, guru, dan kepada orang lain.
2.      Wujud Kebudayaan sebagai suatu Aktivitas dan Tindakan
Wujud ini disebut sistem sosial, yaitu berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi berhubungan, serta bergaul dengan merujuk pada pola-pola tertentu yang berdasarkan adat istiadat atau kebiasaan. Sebagai suatu rangkaian aktivitas manusia dalam masyarakat, sistem sosial ini bersifat konkret, bisa dilihat, diabadikan, dan diobservasi. Sebagai contoh, sebagai contoh suatu perkumpulan berkampanye mengeluarkan suaranya dalam pemilu.
3.      Wujud Kebudayaan sebagai Benda atau Material
Ini merupakan kebudayaan dalam bentuk fisik. Dimana kebudayaan tersebut berupa benda-benda serta alat-alat yang merupakan hasil karya cipta manusia tentunya guna mencapai tujuan tertentu. Sebagai contoh alat-alat musik dan kesenian, perkakas rumah tangga, alat transportasi, dan sebagainya.

G.    Orientasi nilai budaya
Kebudayaan sebagai karya mnusia yang memiliki sistem nilai.
Menurut C.Kluckhon dalam karyanya Variation in Value Orientation(1961) sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, universal memiliki 5 masalah pokok kehidupan manusia yaitu:
1.Hakekat aHidup manusia (MH)
Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstem : ada yang berusaha memadamkan hidup, adapula dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik.
2.Hakekat karya Manusia (MK)
Setiap budaya hakekatnya berbeda-beda, diantaeanya da yang beranggapan bahwa kerya bertujuan untuk hidup, karya memeberikan kehormatan dan tahta, karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.
3.hakekat Waktu manusia (WM)
Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda; ada yang berpandangan mementingkan orientasi masa lampau, ada yang berorientasi pada masa kini, ada pula yang masa depan.
4.Hakekat alam manusia (MA)
Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam dan memanfaatkan alam sebaik mungkin. Ada juga yang menganggap manusia harus selaras dengan alam dan menyerah pada alam.
5.Hakekat hubungan Manusia (MN)
Dalam hal ini da yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, adapula yang berpandangan individualis.

H.    Perubahan Kebudayaan
Pengertian perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.
Contoh :
Masuknya mekanisme pertanian mengakibatkan hilangnya beberapa jenis teknik pertanian tradisional seperti teknik menumbuk padi dilesung diganti oleh teknik “Huller” di pabrik penggilingan padi. Peranan buruh tani sebagai penumbuk padi jadi kehilangan pekerjaan.
Semua terjadi karena adanya salah satu atau beberapa unsur budaya yang tidak berfungsi lagi, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan didalam masyarakat. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian yaitu : kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi dan filsafat bahkan perubahan dalam bentuk juga aturan-aturan organisasi social. Perubahan kebudayaan akan berjalan terus-menerus tergantung dari dinamika masyarakatnya.

I.       Kaitan manusia dan kebudayaan
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak dapat dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan semua yang ada dilingkungannya.
Dalam ilmu sosiologi, manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, dimaksudkan bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Secara sederhana hubungan manusia dan kebudayaan ialah manusia sebagai pelaku yang melaksanakan kebudayaan, dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia.
Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka manusia bisa menciptakan kebudayaan. Kebudayaan akan terus hidup manakala ada manusia sebagai pendukungnya. Setelah kubudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengan kebutuhannya.

II.            Soal
1.      kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan  lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
a.       Koentajaraningrat
b.      E.B.Tylor *
c.       C.Kluckhon
d.      Kroeber
2.      Sebutkan masalah pokok di kehidupan manusia?
a.       Hakekat Hidup manusia (MH), Hakekat karya Manusia (MK), hakekat Waktu manusia (WM) *
b.      Hakekat Hidup manusia, Hakekat karya Manusia, hakekat manusia
c.       Hakekat karya Manusia, hakekat Waktu manusia, masyarakat
d.      hakekat Waktu manusia, Hakekat alam manusia, dan lingkungan
3.      Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik, pengertian manusia menurut.....
a.       C.A.Van Peursen
b.      ABINENO J. I
c.       NICOLAUS D. & A. SUDIARJA
d.      UPANISADS *
4.      Yang tidak termasuk dalam unsur kebudayaan adalah....
a.       Kesenian
b.      sistem religi
c.       Wujud kebudayaan *
d.      Sistem mata pencarian hidup
5.   Faktor intern apa yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan di kehidupan manusia...
a.       Bencana alam *
b.      Perdagangan
c.       Penyebaran agama
d.      Peperangan

Referensi:
Buku Seri Diktat Kuliah, MKDU : Ilmu Budaya Dasar 
https://hakkajiten.wordpress.com/index/ilmu-budaya-dasar/kepribadian-bangsa-timur/
https://adeadangsuryana.wordpress.com/tag/orientasi-nilai-budaya/








Tidak ada komentar:

Posting Komentar